<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Nada Sinis</title>
	<atom:link href="http://nadasinis.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nadasinis.wordpress.com</link>
	<description>Cuma Kalimat Sinis Orang Yang Kalah</description>
	<lastBuildDate>Fri, 05 Mar 2010 16:08:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='nadasinis.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Nada Sinis</title>
		<link>http://nadasinis.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://nadasinis.wordpress.com/osd.xml" title="Nada Sinis" />
	<atom:link rel='hub' href='http://nadasinis.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Recruitment Yang Payah</title>
		<link>http://nadasinis.wordpress.com/2010/02/18/recruitment-yang-payah/</link>
		<comments>http://nadasinis.wordpress.com/2010/02/18/recruitment-yang-payah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2010 12:44:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadasinis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nada Sinis]]></category>
		<category><![CDATA[BPR]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[rekruitmen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadasinis.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah salah satu pengalaman saya sewaktu melamar sebuah pekerjaan. Kebetulan saya melamar di sebuah bank perkreditan rakyat (BPR) swasta di kabupaten saya. Sebut saja bank tersebut ‘BP’. Ini bukan kali pertama saya melamar di bank. Saya sudah berkali-kali melamar di bank swasta nasional namun tetap tidak ada hasilnya, hanya ada 2 bank yang memproses [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nadasinis.wordpress.com&amp;blog=12400698&amp;post=26&amp;subd=nadasinis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah salah satu pengalaman saya sewaktu melamar sebuah pekerjaan. Kebetulan saya melamar di sebuah bank perkreditan rakyat (BPR) swasta di kabupaten saya. Sebut saja bank tersebut ‘BP’. Ini bukan kali pertama saya melamar di bank. Saya sudah berkali-kali melamar di bank swasta nasional namun tetap tidak ada hasilnya, hanya ada 2 bank yang memproses lamaran saya yaitu bank BCA dan bank BP. Pada tulisan ini saya hanya akan bercerita mengenai pengalaman recruitmen saya di bank BP, sebab jika saya bercerita mengenai recruitment di BCa ceritanya akan sangat panjang sekali.</p>
<p>Tanggal 2 februari lalu saya membaca sebuah koran yang mengumumkan ada recruitment di bank BP untuk 2 posisi staff administrasi, karena posisi dibuka untuk semua jurusan maka saya mencoba untuk mendaftar.</p>
<p>Tes pertama dilaksanakan tanggal 7 Februari. Tak disangka ternya ada hampir 100 orang mengikuti tes tersebut. Dengan sangat tidak percaya diri karena tes pertama adalah tes bahasa inggris, TPA dan perbankan (ternyata saya berhasil lolos dan menyingkirkan puluhan peserta lain yang notabene tentu saja orang2 ekonomi dan akuntansi). Tes kedua adalah psikotes yang diadakan tanggal 9 Februari (tes yang sangat melelahkan karena berlangsung dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore dengan hanya 1 jam istirahat). Dan selanjutnya adalah wawancara dan tes excel di hari berikutnya. Dua hari setelah wawancara ini seharuanya hasil tes diumumkan untuk mengetahui siapa yang diwajibkan untuk mengikuti tes kesehatan.</p>
<p>Namun sungguh disayangkan, kami diberitahu kalau pengumuman tes akan ditunda, namun tes kesehatan harus tetap berlangsung. Alasan mereka adalah karena hasil psikotes (hasil dari yayasan yang memberikan psikotes) baru keluar 5 hari setelah psikotes.. Padahal jadwal pengumuman adalah 2 hari sesudah psikotes. Kenapa hal ini tidak diperkirakan sebelumnya, padahal salah seorang staff berkata bahwa setiap beberapa bulan sekali semua karyawan harus mengikuti psikotes. Seharusnya mereka sudah berpengalaman dong….!! Pada hari itu juga saya sudah ingin sekali mundur dari tes karena saya merasa tidak akan lolos dan sistem recruitment yang sungguh tidak profesional. Tapi orang tua saya sangat mendukung saya untuk meneruskan tes tersebut meskipun saya sudah menolak..!</p>
<p>So.., apa yang terjadi??, pada tanggal 13 Februari kami ber-30 diwajibkan mengikuti tes kesehatan dengan biaya sendiri. Biaya yang dikeluarkan tidak sedikit karena mencapai Rp 288.500,-. Inilah yang sangat saya sayanngkan…, sebuah bank yang cukup besar kok bisa2nya seperti ini… Rangkaian tes ini sama panjangnya namun lebih rumit dari tes yang saya ikuti di BCA.</p>
<p>Pada tanggal 16 Februari pengumuman untuk hasil psikotes, wawancara dan tes kesehatan sudah keluar.. Walla….., saya tidak lolos, dan yang lolos hanya 5 orang, itupun masih harus mengikuto wawancara lagi karena yang dibutuhkan 2 orang. Melayanglah uang saya dengan sia2… Uang yang seharusnya bisa saya pakai untuk keperluan lain malah saya pakai untuk tes sialan yang sungguuh tidak berguna…. Terus terang saya sangat menyesal, tapi apalah artinya menyesal belakangan…, karena tidak akan bisa mengembalikan uang saya..</p>
<p>Dari <a href="http://deweeku.wordpress.com/2010/02/18/recruitment-yang-payah-2/">http://deweeku.wordpress.com/2010/02/18/recruitment-yang-payah-2/</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nadasinis.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nadasinis.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nadasinis.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nadasinis.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nadasinis.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nadasinis.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nadasinis.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nadasinis.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nadasinis.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nadasinis.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nadasinis.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nadasinis.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nadasinis.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nadasinis.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nadasinis.wordpress.com&amp;blog=12400698&amp;post=26&amp;subd=nadasinis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nadasinis.wordpress.com/2010/02/18/recruitment-yang-payah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f329ee100f40b35c34fd664dd689141?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadasinis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pelayanan Speedy Payah</title>
		<link>http://nadasinis.wordpress.com/2010/02/12/pelayanan-speedy-payah/</link>
		<comments>http://nadasinis.wordpress.com/2010/02/12/pelayanan-speedy-payah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 11:36:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadasinis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nada Sinis]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[speedy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadasinis.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Saya sebagai pelanggan Speedy dengan mengambil paket office dengan nomor telepon 0232 614 218. Paket internet tersebut saya gunakan untuk warnet dengan 8 client dan 1 server. Sudah hampir satu bulan ini koneksi internet sangat-sangat lambat walaupun hanya digunakan untuk satu komputer. Kalau dites menggunakan CBN Speed Test, download hanya diperoleh 400 kbps dan upload-nya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nadasinis.wordpress.com&amp;blog=12400698&amp;post=10&amp;subd=nadasinis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sebagai pelanggan Speedy dengan mengambil paket office dengan nomor telepon 0232 614 218. Paket internet tersebut saya gunakan untuk warnet dengan 8 client dan 1 server. Sudah hampir satu bulan ini koneksi internet sangat-sangat lambat walaupun hanya digunakan untuk satu komputer. Kalau dites menggunakan CBN Speed Test, download hanya diperoleh 400 kbps dan upload-nya cuma 89 kbps. Untuk masuk ke Facebook saja sangat sulit, yang mengakibatkan semua pelanggan komplain dan meninggalkan warnet saya. Jadi hampir satu bulan ini omzet warnet saya mengalami penurunan drastis.</p>
<p>Saya sudah melakukan laporan beberapa kali baik melalui Plaza Telkom, telepon 147 atau melalui web site Telkom, tapi hasilnya sama tidak ada perubahan sama sekali. Walau sudah ada beberapa kali teknisi Tlkom datang, melakukan pengecekan dengan menggunakan laptop yang mereka bawa sampai melakukan penggantian modem, tetapi hasilnya sama Speedy tetap lelet koneksinya.</p>
<p>Bagaimana ini Speedy? mungkin bagi Telkom satu pelanggan seperti saya tidak ada artinya, namun harus diingat setiap pelanggan memiliki hak yang sama dalam pelayanan karena saya pun melakukan kewajiban sama dengan pelanggan lainnya. Jadi saya minta perusahaan sebesar PT Telkom dapat menunjukkan profesionalitasnya dalam melayani konsumen.</p>
<p>Masa untuk memperbaiki kerusakan saja harus menunggu berhari-hari bahkan sampai bermingu-minggu, seperti yang saya alami harus menunggu dan menunggu terus. Bagaimana ini Speedy, kapan koneksi internet saya dapat kembali normal, haruskah saya menunggu sampai warnet saya ditinggal pelanggan dan lama-lama tutup?</p>
<p>Dari <a href="http://myzone.okezone.com/index.php/content/read/2010/02/15/8/846/pelayanan-speedy-payah">http://myzone.okezone.com/index.php/content/read/2010/02/15/8/846/pelayanan-speedy-payah</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nadasinis.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nadasinis.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nadasinis.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nadasinis.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nadasinis.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nadasinis.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nadasinis.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nadasinis.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nadasinis.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nadasinis.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nadasinis.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nadasinis.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nadasinis.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nadasinis.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nadasinis.wordpress.com&amp;blog=12400698&amp;post=10&amp;subd=nadasinis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nadasinis.wordpress.com/2010/02/12/pelayanan-speedy-payah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f329ee100f40b35c34fd664dd689141?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadasinis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pelayanan Inul Vista, Payah!</title>
		<link>http://nadasinis.wordpress.com/2009/12/10/pelayanan-inul-vista-payah/</link>
		<comments>http://nadasinis.wordpress.com/2009/12/10/pelayanan-inul-vista-payah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Dec 2009 17:04:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadasinis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nada Sinis]]></category>
		<category><![CDATA[inul vista]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadasinis.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Pengalaman buruk saya alami di Inul Vista di Pasar Festival Kuningan Jakarta Selatan pada hari Sabtu Malam, 28 November 2009 tepatnya jam 10.25 WIB. Saya mulai untuk Karaoke jam 9.30 WIB. Menjelang 1 jam, petugas datang ke room karaoke untuk memberitahu apakah akan selesai atau memperpanjang lagi. Kami sudah bilang ke petugas untuk diperpanjang 1 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nadasinis.wordpress.com&amp;blog=12400698&amp;post=20&amp;subd=nadasinis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengalaman buruk saya alami di Inul Vista di Pasar Festival Kuningan Jakarta Selatan pada hari Sabtu Malam, 28 November 2009 tepatnya jam 10.25 WIB. Saya mulai untuk Karaoke jam 9.30 WIB. Menjelang 1 jam, petugas datang ke room karaoke untuk memberitahu apakah akan selesai atau memperpanjang lagi. Kami sudah bilang ke petugas untuk diperpanjang 1 jam tapi malah di close karena sudah banyak yang waiting list. Apakah kalo banyak yang waiting list terus guest tidak bisa memperpanjang waktu lagi. Kejadian ini bikin saya kesal dan kecewa berat. No more lah karaoke di Inul Vista Pasar Festival Jakarta Selatan daripada lagi senang-senang nyanyi ga bisa memperpanjang jam karena waiting list yang begitu banyak kemudian diusir deh. Payah lah dan kesel berat pokoknya hari itu.</p>
<p>Dari <a href="http://suaralayanan.wordpress.com/2009/12/10/pelayanan-inul-vista-payah/">http://suaralayanan.wordpress.com/2009/12/10/pelayanan-inul-vista-payah/</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nadasinis.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nadasinis.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nadasinis.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nadasinis.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nadasinis.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nadasinis.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nadasinis.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nadasinis.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nadasinis.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nadasinis.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nadasinis.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nadasinis.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nadasinis.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nadasinis.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nadasinis.wordpress.com&amp;blog=12400698&amp;post=20&amp;subd=nadasinis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nadasinis.wordpress.com/2009/12/10/pelayanan-inul-vista-payah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f329ee100f40b35c34fd664dd689141?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadasinis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kompas Online Tambah Payah</title>
		<link>http://nadasinis.wordpress.com/2009/07/05/kompas-online-tambah-payah/</link>
		<comments>http://nadasinis.wordpress.com/2009/07/05/kompas-online-tambah-payah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Jul 2009 16:00:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadasinis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nada Sinis]]></category>
		<category><![CDATA[keluhan]]></category>
		<category><![CDATA[kompas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadasinis.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin hanya saya yg rewel, tapi edisi ePaper Kompas online belakangan ini tambah menurun sarananya. Selain itu, situs www.kompas.com sendiri berantakan desainnya, memasang iklan pop-up yang bener repot. Masa sich enggak ada orang di seluruh warga staff Kompas yang bisa mendesain page yg lebih baik? Banyak sekali blog-blog dari anak2 yang “cool” sekali desainnya. Masa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nadasinis.wordpress.com&amp;blog=12400698&amp;post=31&amp;subd=nadasinis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin hanya saya yg rewel, tapi edisi ePaper Kompas online belakangan ini tambah menurun sarananya. Selain itu, situs www.kompas.com sendiri berantakan desainnya, memasang iklan pop-up yang bener repot. Masa sich enggak ada orang di seluruh warga staff Kompas yang bisa mendesain page yg lebih baik? Banyak sekali blog-blog dari anak2 yang “cool” sekali desainnya. Masa sich Kompas enggak bisa pakai/beli desain dari mereka2 ini.</p>
<p>Belakangan ini banyak sekali koran2 diseluruh dunia yag tutup karena distribusi secara tradisional (kertas) tidak laku lagi. Kebanyakan orang sekarang baca berita dari Internet. Koran2 ini baru sekarang memikirkan  cara distribusi digital. Mungkin Kompas harus membenahkan cara distribusi konten pada epaper.</p>
<p><em>Maybe its just me, but the new Kompas ePaper is really not working. Not only that, the plain www.kompas.com site now shows banner ads that won’t go away. Doesn’t anyone in Kompas know how to do proper graphic design? I’ve seen many Indonesian blogs that are very well designed &amp; cool really, so why can’t Kompas hire one or two of these promising designers.</em></p>
<p><em>Really, in this age when major newspapers around the world are seeing a huge decline in paper distribution (and having to think seriously about digital distribution) Koran Kompas should fix-up its epaper distribution method.</em></p>
<p>Dari <a href="http://hardjono.net/2009/07/10/kompas-online-tambah-payah/">http://hardjono.net/2009/07/10/kompas-online-tambah-payah/</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nadasinis.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nadasinis.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nadasinis.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nadasinis.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nadasinis.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nadasinis.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nadasinis.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nadasinis.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nadasinis.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nadasinis.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nadasinis.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nadasinis.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nadasinis.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nadasinis.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nadasinis.wordpress.com&amp;blog=12400698&amp;post=31&amp;subd=nadasinis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nadasinis.wordpress.com/2009/07/05/kompas-online-tambah-payah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f329ee100f40b35c34fd664dd689141?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadasinis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://nadasinis.wordpress.com/2009/05/20/12/</link>
		<comments>http://nadasinis.wordpress.com/2009/05/20/12/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 May 2009 11:23:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadasinis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nada Sinis]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[telkomsel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadasinis.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Sejak tahun 2001 saya telah meggunakan produk Telkomsel untuk kebutuhan komunikasi saya. Pada awalnya saya memilih layanan Simpati, namun selanjutnya saya melakukan migrasi ke layanan Halo Corporate. Selama ini saya merasa puas dan tidak ada masalah dengan pelayanan Telkomsel. Ketika Telkomsel mengenalkan produk Telkomsel Flash untuk layanan internet unlimited tahun lalu, saya pun langsung mendaftarkan kartu Halo [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nadasinis.wordpress.com&amp;blog=12400698&amp;post=12&amp;subd=nadasinis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak tahun 2001 saya telah meggunakan produk Telkomsel untuk kebutuhan komunikasi saya. Pada awalnya saya memilih layanan Simpati, namun selanjutnya saya melakukan migrasi ke layanan Halo Corporate. Selama ini saya merasa puas dan tidak ada masalah dengan pelayanan Telkomsel. Ketika Telkomsel mengenalkan produk Telkomsel Flash untuk layanan internet unlimited tahun lalu, saya pun langsung mendaftarkan kartu Halo saya. Dan semuanya pun lancar tidak ada masalah.</p>
<p>Namun, saat ini saya benar-benar kesal dan jengkel dengan pelayanan Telkomsel yang sangat payah dan mengecewakan. Pada 11 April 2009 saya mendaftar kartu Halo baru khusus untuk layanan Telkomsel Flash, karena saya ingin memisahkan kartu untuk kebutuhan komunikasi dan data. Saya mendaftar melalui marketing yang biasa menangani layanan Telkomsel di kantor. Seperti biasa saya mengisi formulir aplikasi dan memenuhi persyaratan yang diperlukan. Minggu berikutnya, kartu Halo baru saya telah jadi. Karena saya sedang di luar kota, kartu dititipkan ke salah seorang teman kantor. Pada 28 April 2009 saya pulang ke Jogja dan mengambil kartu Halo baru saya di kantor. Namun, alangkah terkejutnya saya ketika saya coba memasang SIM card ke handphone ada notifikasi “SIMcard registration failed”. Ini berarti kartu Halo saya belum diaktifkan. Saya menghubungi marketing tadi dan dijawab bahwa kartu saya tertukar dengan milik orang lain. Saya disarankan untuk tidak perlu resah karena persoalan ini sedang ditangani, sehingga tidak lama lagi kartu Halo saya sudah akan aktif dan bisa digunakan. Saya pun mencoba menunggu dan bersabar.</p>
<p>Di saat menuggu ini, saya kembali mengajukan aplikasi kartu Halo baru pada tanggal 2 Mei 2009 dengan marketing yang sama. Seminggu kemudian, tepatnya 11 Mei 2009 saya menerima kartu Halo baru saya, sementara kartu Halo saya sebelumnya tetap masih belum aktif. Ketika bertemu dengan marketingnya saya ajukan komplain dan dijawab kemungkinan bagian pengaktifan kartu sedang ikut sibuk dan repot dengan pindahnya kantor Telkomsel Yogyakarta ke gedung baru. Dan saya pun dijanjikan pada minggu tersebut kedua kartu saya akan aktif. Sambil terus menunggu, saya mencoba menghubungi layanan konsumen Telkomsel di nomor 111 dan 128 dengan nomor saya yang lain, tidak ada satupun jawaban yang memuaskan, bahkan dua kali saya berbicara dengan customer service yang mengatakan bahwa kartu saya adalah kartu Simpati dan saya diminta mendaftarkan kartu saya melalui SMS ke nomor 4444, padahal jelas-jelas saya sebutkan nomor 0811xxx yang merupakan ciri dari nomor kartu Halo. Dua kali pula saya membuat laporan melalui customer service di operator 111 dan 128. Hasilnya tetap nihil dan kedua kartu saya masih belum aktif juga.</p>
<p>Akhirnya pada 16 Mei 2009 saya datang langsung ke gedung barunya Telkomsel di Jl. Sudirman yang cukup megah untuk mengajukan komplain. Pada customer service berinisial A saya mengutarakan masalah saya. A kemudian meminta box kartu saya dan selanjutnya dia minta ijin ke dalam untuk mengeceknya. Cukup lama saya menunggu A berkonsultasi. Ketika kembali ke mejanya, A mengatakan bahwa data saya tidak ditemukan sehingga disarankan untuk membuat aplikasi baru dan dijanjikan Senin 18 Mei 2009 kartu sudah bisa digunakan, karena dia sudah membuat catatan di aplikasi saya “urgent sudah 1 bulan belum aktif”. Saya pun manut aja meskipun tidak habis pikir kenapa datanya bisa hilang dan bertanya-tanya kemana laporan yang saya buat melalui operator 111 dan 128. Kalo memang ada masalah seharusnya kan pihak Telkomsel bisa menghubungi saya, seandainya memang konsumen dianggap sebagai raja. Saya pun menunggu lagi.</p>
<p>Senin 18 Mei 2009 dari siang sampai malam saya mencoba kedua nomor baru saya dan ternyata masih belum aktif juga. Saya bertambah kesal ketika saya mencoba menghubungi salah satu nomor baru saya terdengar nada sambung yang berarti nomornya sudah aktif dan dipakai orang lain. Bagaimana ini bisa sampai terjadi?</p>
<p>Selasa 19 Mei 2009 saya menghubungi dan bertemu marketing saya kembali. Marketing ini minta maaf dan menjanjikan secepatnya menyelesaikan masalah saya. Namun, dia mengatakan bahwa aplikasi saya memang ketlingsut bahkan untuk aplikasi yang baru saya buat pada Sabtu 19 Mei 2009. Saya pun diminta membuat aplikasi baru lagi. Benar-benar payah dan menjengkelkan.</p>
<p>Entah sampai kapan saya harus menunggu kartu Halo saya aktif dan bisa digunakan. Sampai tulisan ini saya kirimkan ke redaksi, kedua kartu saya masih tetap belum aktif. Pelanggan kartu pasca bayar yang setia namun tidak pernah merasakan murahnya perang tarif sebagiamana kartu pra bayar justru diabaikan oleh perusahaan telekomunikasi terbesar di negeri ini. Megahnya gedung baru ternyata tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan, padahal karena pelangganlah perusahaan bisa tetap eksis dan terus berkembang.</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Update</span></strong>:<br />
Akhirnya satu kartu saya aktif pada tanggal 23 Mei, sedangkan kartu saya yang lain baru aktif pada tanggal 29 Mei <img src="http://hilmiarifin.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=":)" /></p>
<p>Dari <a href="http://hilmiarifin.com/pelayanan-telkomsel-payah/">http://hilmiarifin.com/pelayanan-telkomsel-payah/</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nadasinis.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nadasinis.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nadasinis.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nadasinis.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nadasinis.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nadasinis.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nadasinis.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nadasinis.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nadasinis.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nadasinis.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nadasinis.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nadasinis.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nadasinis.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nadasinis.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nadasinis.wordpress.com&amp;blog=12400698&amp;post=12&amp;subd=nadasinis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nadasinis.wordpress.com/2009/05/20/12/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f329ee100f40b35c34fd664dd689141?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadasinis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hilmiarifin.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" medium="image">
			<media:title type="html">:)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pelayanan Publik Kita Payah</title>
		<link>http://nadasinis.wordpress.com/2009/04/08/pelayanan-publik-kita-payah/</link>
		<comments>http://nadasinis.wordpress.com/2009/04/08/pelayanan-publik-kita-payah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 08:29:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadasinis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nada Sinis]]></category>
		<category><![CDATA[keluhan]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadasinis.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Berbicara tentang pelayanan publik seperti menyaksikan episode sinetron tak berkesudahan yang menyayat hati masyarakat sebagai penerima layanan. Mimpi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik yang nyaman memang masih sebatas mimpi. Semakin maraknya pelimpahan pelayanan publik ketangan pihak ketiga baik swasta ataupun masyarakat ternyata tidak serta merta memberikan efisiensi yang nyata. Yang terjadi malah terjebaknya masyarakat ke dalam mekanisme pasar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nadasinis.wordpress.com&amp;blog=12400698&amp;post=14&amp;subd=nadasinis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em>Berbicara tentang pelayanan publik seperti menyaksikan episode sinetron tak</em></strong><strong><em> berkesudahan yang menyayat hati masyarakat sebagai penerima layanan.</em></strong></p>
<p><strong><em><span style="font-style:normal;font-weight:normal;">Mimpi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik yang nyaman memang masih sebatas mimpi. Semakin maraknya pelimpahan pelayanan publik ketangan pihak ketiga baik swasta ataupun masyarakat ternyata tidak serta merta memberikan efisiensi yang nyata. Yang terjadi malah terjebaknya masyarakat ke dalam mekanisme pasar yang membuat mereka semakin tersingkir. Penerapan ekonomi liberal dan minimnya kontrol serta pengawasan yang tidak jelas oleh pemerintah menjadi salah satu penyebabnya.</span></em></strong></p>
<p><strong><em><span style="font-style:normal;font-weight:normal;"><strong>Relasi antara negara dan rakyat</strong></span></em></strong></p>
<p>Paradigma pemerintah yang belum menganggap pelayanan publik sebagai hak dasar membuat perkembangan pelayanan publik serasa jalan ditempat. Seharusnya pelayanan publik dilihat sebagai relasi antara negara dan rakyat. Oleh karenanya, meski pelimpahan pelayanan publik diserahkan ke pihak ketiga, regulasi serta pengawasannya tetap harus ada di tangan pemerintah, bukan dilempar ke pasar.</p>
<p>Sekarang ini sudah banyak aktivitas penyelenggaran publik yang dilakukan swasta tanpa ada kontrol dan pengawasan yang jelas oleh pemerintah. Seperti kasus-kasus yang terjadi di beberapa rumah sakit di Jakarta. Mestinya pemerintah membuat ketetapan yang selalu mempriotitaskan keselamatan orang. Bukan biaya dulu yang dibicarakan. Sehingga kebanyakan penyelenggara pelayanan publik yang dilakukan oleh swasta itu berjalan sendiri dan semua lagi-lagi ditentukan oleh pasar. Ketika dikelola oleh swasta, Negara harus berperan sebagai fasilitator dan regulator yang mengatur penyelenggaraan fasilitas publik.</p>
<p>Meskipun kini sudah ada Undang-Undang tentang perlindungan konsumen, tetapi UU ini bersifat transaksional. Hanya bisa digunakan oleh masyarakat yang bertransaksi terhadap institusi pelayanan publik. Tapi bagaimana dengan masyarakat yang tidak punya uang? Apa yang bisa mereka lakukan untuk menuntut hak dasarnya sebagai warga negara? Tidak ada mekanisme komplain dan penyelesaian sengketa atas masalah penyelenggaraan pelayanan publik. Masyarakat tidak diposisikan sebagai subyek dalam penyelenggaraan pelayanan publik, maka keluhan masyarakat tidak diangap penting. selama ini keluhan masyarakat berhenti di kotak saran yang tak jelas berakhir ditangan siapa. Beruntung ketika keluhan sempat mampir di meja aparat sebelum berpindah ke tangan petugas sampah. Tak hanya dalam penanganan keluhan, sengketa antar masyarakat sebgai penerima layanan dengan penyelenggara sering kali berakhir dengan kalahnya masyarakat ataupun proses hukumnya terkatung-katung di pengadilan.</p>
<p>Sebenarnya kita memiliki Komisi Ombudsman Republik Indonesia yang memiliki kewenangan mengawasi pemberian pelayanan umum oleh penyelenggara negara dan pemerintah kepada masyarakat. Penyelenggara negara dimaksud meliputi Lembaga Peradilan, Kejaksaan, Kepolisian, Badan Pertanahan Nasional, Pemerintah Daerah, Instansi Departemen dan Non-Departemen, BUMN, dan Perguruan Tinggi Negeri, serta badan swasta dan perorangan yang seluruh/sebagian anggarannya menggunakan APBN/APBD. Sayangnya komisi ini kewenangannya sangat terbatas. Perannya seperti tukang pos. Hanya stempel dan lempar. Bersifat rekomendasi saja. Tidak hanya tindak lanjut yang lebih konkrit lagi. Semestinya komisi ini tidak hanya bersifat rekomendasi tapi juga eksekusi sehingga bisa menyelesaikan masalah tanpa harus melalui proses pengadilan.</p>
<p><strong>Partisipasi Publik</strong></p>
<p>Partisipasi masyarakat dalam segala pembuatan kebijakan yang nantinya akan memberikan efek langsung maupun tak langsung merupakan tuntutan mendasar dari proses demokratisasi. Oleh karenanya kanal partisipasi mau tak mau harus selalu dibuka dalam proses pembuatan, implementasi dan juga proses pengawasan serta evaluasi kebijakan publik.</p>
<p>Seperti halnya kebijakan publik, pelayanan publik sebagai salah satu elemennya harus juga membuka kanal bagi keterlibatan baik masyarakat secara langsung maupun komponen masyarakat. Dalam pelayanan publik, keterlibatan masyarakat haruslah dimaknai secara keseluruhan, mulai dari proses perencanaan, implementasi, pengawasan serta evaluasi pelayanan publik.</p>
<p>Pelibatan dalam keseluruhan proses pelayanan publik secara filosofis mengembalikan inti daripelayanan publik sebagai sebuah mekanisme yang disediakan oleh negara untuk memenuhi kebutuhan dan hak dasar masyarakat. Inti pelayanan publik dikembalikan ke masyarakat dan bukan sebaliknya penyelenggaraan layanan yang selama ini terjadi. Partisipasi publik bertujuan menempatkan masyarakat sebagai subyek dengan melibatkan masyarakat dalam setiap prosesnya. Persis seperti yang dilakukan oleh pemerintah Blitar dalam melibatkan masyarakat dalam pembangunan melalui program Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan).</p>
<p>Pelayanan publik sebagai pemenuhan kebutuhan mendasar masyarakat untuk kesejahteraan sosial, selain melibatkan masyarakat juga perlu memperhatikan nilai-nilai, sistem kepercayaan, religi dan kearifan lokal. Perhatian terhadap beberapa aspek ini memberikan jaminan bahwa pelayanan publik yang dilaksanakan merupakan ekspresi kebutuhan sosial masyarakat. Dalam konteks itu ada jaminan bahwapelayanan publik yang diberikan akan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, masyarakat akan merasa memiliki pelayanan publik tersebut sehingga pelaksanaanya diterima dan didukung penuh oleh masyarakat. <em>(article by Ajeng K.N.)</em></p>
<p>Dari <a href="http://passionmagz.com/pelayanan-publik-kita-payah-oleh-ajeng-k-ningrum-spoke-person-masyarakat-peduli-pelayan-publik-mp3/2009/04/08">http://passionmagz.com/pelayanan-publik-kita-payah-oleh-ajeng-k-ningrum-spoke-person-masyarakat-peduli-pelayan-publik-mp3/2009/04/08</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nadasinis.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nadasinis.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nadasinis.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nadasinis.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nadasinis.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nadasinis.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nadasinis.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nadasinis.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nadasinis.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nadasinis.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nadasinis.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nadasinis.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nadasinis.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nadasinis.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nadasinis.wordpress.com&amp;blog=12400698&amp;post=14&amp;subd=nadasinis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nadasinis.wordpress.com/2009/04/08/pelayanan-publik-kita-payah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f329ee100f40b35c34fd664dd689141?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadasinis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sinisisme Itu Segalanya, Bung</title>
		<link>http://nadasinis.wordpress.com/2009/03/04/sinisisme-itu-segalanya-bung/</link>
		<comments>http://nadasinis.wordpress.com/2009/03/04/sinisisme-itu-segalanya-bung/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2009 13:54:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadasinis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nada Sinis]]></category>
		<category><![CDATA[blogger]]></category>
		<category><![CDATA[blogosfer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadasinis.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Jadi begini, saya sudah lama merasa blogosfer itu terlalu ramai. Dan jumlah orang pintar yang menulis di blog pun tak terkira banyaknya. Banyak bener! Dan mereka ini bukan hanya pintar, tapi pinter banget! Aneh memang ini. Setiap kali saya membaca sejumlah komentar atau tulisan di blog orang yang saya anggap pinter banget, kok rasanya mereka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nadasinis.wordpress.com&amp;blog=12400698&amp;post=4&amp;subd=nadasinis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jadi begini, saya sudah lama merasa blogosfer itu terlalu ramai. Dan jumlah orang pintar yang menulis di blog pun tak terkira banyaknya. Banyak bener! Dan mereka ini bukan hanya pintar, tapi pinter banget! Aneh memang ini. Setiap kali saya membaca sejumlah komentar atau tulisan di blog orang yang saya anggap pinter banget, kok rasanya mereka lebih pintar dan lebih jago menulis dari para penulis yang saya anggap hebat yah? Apalagi yang agak nyastra dan berbahasa Inggris [entah kenapa saya lebih merasa miskin kosakata bila membaca artikel di blog orang ketimbang membaca kolom editorial surat kabar New York Times!!?]. Entah kenapa lebih mudah bagi saya untuk membaca tulisan Slavoz Zizek dan Milan Kundera langsung ketimbang membaca tulisan orang yang mereview tulisan dua penulis favorit saya itu di sebuah blog. Seolah-olah mereka di atas mereka! [kalimat aneh]. Aneh. Kadang bahasa orang di Internet bisa sangat intimidatif saking bagusnya; padahal tulisan para penulis di toko buku enggak begitu-begitu amat. Mengapa? Oh, mungkin karena ini; ini dugaan saya saja, bloger itu pada dasarnya seorang kritikus — karena sebagian besar mereka memang menulis untuk mengomentari apa yang sudah ada — pengalaman hidup, trend gaya hidup, peristiwa politik, pemikiran orang, tradisi, agama, dll. Dan kritikus, seperti kita ketahui, tidak bisa hidup, bahkan haram hukumnya dianggap kritikus, bila ia tidak bisa bersikap sinis terhadap subyek yang dia tulis. Sinisisme adalah segalanya. Itu betul. Well, itulah anugerah yang paling indah yang diberikan Allah SWT kepada manusia. Karena hanya dengan sinisisme kita bisa merasa outsmart dan outwit orang lain, siapapun ia; Krugman, Chosmky, Fareed Zakaria, Goenawan Mohamad, Dawkins, Chapra, Ibu Karen, dll.  Logika atau retorika tidak terlalu penting, yang penting sinisisme dulu. Contohnya begini: “Ateisme? Ah, apaan tuh, basi!” atau “Sufisme? Ah, apaan tuh, eskapis?” Setelah itu silahkan berargumen, tapi ingat: nadanya harus sinis. Orang boleh bilang tulisan itu kudu logis; tapi setiap tulisan pastilah punya nada, dan nada inilah yang menciptakan berbagai kesan kepada pembaca. Dan, kebetulan, tulisan bernada sinis selalu membuat penulisnya terdengar lebih pintar ketimbang tulisan seorang bloger yang sekadar ingin menyampaikan pendapat. Oh ya, satu hal lagi, selain bersikap sinis: bloger memang punya kecenderungan untuk menggunakan bahasa- bahasa yang keren, yang jarang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, agar tampak pintar dan akibatnya tampak intimidatif bagi sebagian orang. Tidak heran bila kita sering menemukan blog berbahasa Inggris yang kayaknya wuih keren banget dan langsung ciut untuk komentar, apalagi dalam bahasa Inggris juga. Tapi yah ini dua perak saya saja. Anggap aja sampah.</p>
<p>Dari <a href="http://gentole.wordpress.com/2009/03/04/sinisisme-itu-segalanya-bung/">http://gentole.wordpress.com/2009/03/04/sinisisme-itu-segalanya-bung/</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nadasinis.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nadasinis.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nadasinis.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nadasinis.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nadasinis.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nadasinis.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nadasinis.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nadasinis.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nadasinis.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nadasinis.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nadasinis.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nadasinis.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nadasinis.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nadasinis.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nadasinis.wordpress.com&amp;blog=12400698&amp;post=4&amp;subd=nadasinis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nadasinis.wordpress.com/2009/03/04/sinisisme-itu-segalanya-bung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f329ee100f40b35c34fd664dd689141?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadasinis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BiGNet Payah</title>
		<link>http://nadasinis.wordpress.com/2008/09/05/bignet-payah/</link>
		<comments>http://nadasinis.wordpress.com/2008/09/05/bignet-payah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2008 15:40:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadasinis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nada Sinis]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadasinis.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Sudah sejak tahun 2005 saya menggunakan ISP dari BiGNet (Bintaro Global Net), sebuah ISP yang sesuai dengan namanya berlokasi di daerah Bintaro. Lokasi kantor pusatnya cukup dekat dengan rumah dimana kami tinggal yakni di pertokoan Menteng Bintaro. Dengan biaya bulanan flat Rp. 250.000 kami terus menjadi pelanggan setia hingga tulisan ini dimuat. Sayang, disaat tulisan ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nadasinis.wordpress.com&amp;blog=12400698&amp;post=23&amp;subd=nadasinis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah sejak tahun 2005 saya menggunakan ISP dari BiGNet (Bintaro Global Net), sebuah ISP yang sesuai dengan namanya berlokasi di daerah Bintaro. Lokasi kantor pusatnya cukup dekat dengan rumah dimana kami tinggal yakni di pertokoan Menteng Bintaro. Dengan biaya bulanan flat Rp. 250.000 kami terus menjadi pelanggan setia hingga tulisan ini dimuat. Sayang, disaat tulisan ini dimuat pula kami sebagai pelanggan merasa sangat kecewa dengan kinerja BiGNet akhir-akhir ini <img src="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_sad.gif" alt=":(" /></p>
<p>Semua diawali sejak antena yang telah kami pakai lebih dari 2 tahun diganti dengan alasan adanya  penggantian sistem. Yang mebuat saya heran adalah, semenjak pergantian antena tersebut masalah demi masalah terus terjadi. Dari koneksi yang tidak stabil sampai-sampai terjadinya peristiwa dimana kami harus selalu melakukan <em>repair</em> –setiap beberapa menit– agar kami bisa mengakses internet.</p>
<p>Kami sudah mengeluhkan hal ini kepada BiGNet. Di awal-awal keluhan kami kelihatannya kurang ditanggapi dengan baik hingga pada akhirnya saya cukup marah dan mendatangi kantornya secara langsung. Semenjak itu  pelayanan mereka terlihat menjadi lebih baik meskipun gangguan tetap terus terjadi <img src="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_sad.gif" alt=":(" /></p>
<blockquote><p>Saat saya mendatangi kantor mereka, saya semat memergoki dimana mereka tidak mengangkat telepon yang sedang berdering. Mereka akhirnya mengangkat telepon yang berdering tersebut setelah saya tegur. “Mmm, pantes kalau telepon kesini kok tidak diangkat-angkat, rupanya begini pelayanannya?”</p></blockquote>
<p>Mulanya mereka mengambil kesimpulan bahwa gangguan disebabkan oleh kerusakan kartu jaringan yang kami gunakan. Sebenarnya sedikit tidak masuk akal, karena kecil kemungkinannya kerusakan terjadi berbarengan dengan pergantian antena. Namun karena saya juga ingin membutktikannya, maka saya gunakan kartu jaringan pada notebook kesayangan saya sebagai kelinci percobaan. Hasilnya ternyata sama saja, kami harus melakukan repair berkali-kali untuk bisa menggunakan internet <img src="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_sad.gif" alt=":(" /></p>
<p>Lalu mereka datang lagi. Kali ini boss mereka turun langsung mengamati permasalahan yang terjadi. Kesimpulannya, sinyal tidak stabil akibat dibangunnya gedung bank Niaga baru. Jadi antena harus diganti dengan yang tipe grid. Sampai disini saja saya sebenarnya sudah agak kesal, karena untungnya kemarin saya tidak mengeluarkan uang untuk membeli kartu jaringan yang dikatakannya rusak.</p>
<p>Singkat cerita, antena pun diganti namun herannya antena tersebut tetap diarahkan ke gedung bank Niaga baru yang katanya justru menghalangi sinyal radio, bukan dialihkan ke pemancar lain yang jaraknya bisa ditempuh oleh antena tipe grid ini. Jadi sebenarnya diganti itu buat apa kalau ternyata tetap diarahkan ke tampat yang sama? Hanya saja saya memilih diam dan ingin melihat hasilnya setelah antena diganti.</p>
<p>Lalu bagaimana hasilnya? Hasilnya tetap saja seperti yang sudah-sudah, kami harus tetap melakukan <em>repair</em> berkali-kali <img src="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_sad.gif" alt=":(" /></p>
<p>Ah sudah lah, kelihatannya saya sudahi saja permasalahan ini dengan mengambil tindakan berhenti menjadi pelanggan ISP BiGNet.</p>
<blockquote><p>Sebenarnya, masih ada masalah lain yang akan saya tanyakan jika saya memutuskan untuk tetap berlangganan. Semula tarif BiGNet perbulan adalah flat Rp 250.000 untuk pelanggan rumahan. Namun entah sejak kapan pelanggan rumahan memiliki tarif flat perbulan Rp. 150.000. Yang hendak saya tanyakan adalah, bagaimana nasib kami yang selalu membayar Rp. 250.000 per bulan? Apa kelebihannya dibandingkan dengan mereka yang membayar Rp. 150.000? Hal ini tidak penah dijawab dengan jelas saat ditanyakan kepada pihak BiGNet.</p></blockquote>
<p>Kepada teman-teman blogger, maaf akhir-akhir ini saya belum bisa blogwalking. Hal ini tidak lain tidak bukan terjadi sebagai akibat dari hal yang saya ceritakan diatas. BiGNet Payah!</p>
<p><em>Mmm, saya mau langganan IM2 Unlimited saja deh sebagai gantinya BiGNet <img src="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_wink.gif" alt=";)" /></em></p>
<p>Update:</p>
<p><strong>27 September 2008<br />
</strong>Saya mengirimkan surat untuk BiGNet mengenai kondisi ini.</p>
<p><strong>6 Oktober 2008</strong><br />
Saya mengirimkan surat pernyataan untuk berhenti berlangganan<a href="http://riyogarta.com/wp-content/uploads/2008/10/berhentibignet.pdf"><br />
</a></p>
<p><a href="http://riyogarta.com/wp-content/uploads/2008/10/berhentibignet.pdf"><span style="color:#000000;">Dari <a href="http://riyogarta.com/2008/09/19/bignet-payah/">http://riyogarta.com/2008/09/19/bignet-payah/</a></span></a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nadasinis.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nadasinis.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nadasinis.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nadasinis.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nadasinis.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nadasinis.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nadasinis.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nadasinis.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nadasinis.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nadasinis.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nadasinis.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nadasinis.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nadasinis.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nadasinis.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nadasinis.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nadasinis.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nadasinis.wordpress.com&amp;blog=12400698&amp;post=23&amp;subd=nadasinis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nadasinis.wordpress.com/2008/09/05/bignet-payah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f329ee100f40b35c34fd664dd689141?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadasinis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_sad.gif" medium="image">
			<media:title type="html">:(</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_sad.gif" medium="image">
			<media:title type="html">:(</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_sad.gif" medium="image">
			<media:title type="html">:(</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_sad.gif" medium="image">
			<media:title type="html">:(</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://riyogarta.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_wink.gif" medium="image">
			<media:title type="html">;)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pelayanan Buruk Pelayan Tiket Busway</title>
		<link>http://nadasinis.wordpress.com/2008/06/29/pelayanan-buruk-pelayan-tiket-busway/</link>
		<comments>http://nadasinis.wordpress.com/2008/06/29/pelayanan-buruk-pelayan-tiket-busway/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Jun 2008 16:03:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadasinis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nada Sinis]]></category>
		<category><![CDATA[keluhan]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadasinis.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Siang tadi sekira jam 11 saya naek busway dari Sarinah hendak menuju Senayan. Setelah berjalan kaki cukup jauh karena hari itu adalah hari bebas kendaraan bermotor, saya tiba di depan loket pelayan tiket busway. Seorang penjaga tiket berjilbab dan berkacamata menyambut. Bukan senyum yang saya dapat melainkan sedikit bentakan, “Gak ada uang yang kecil mas,” [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nadasinis.wordpress.com&amp;blog=12400698&amp;post=33&amp;subd=nadasinis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siang tadi sekira jam 11 saya naek busway dari Sarinah hendak menuju Senayan. Setelah berjalan kaki cukup jauh karena hari itu adalah hari bebas kendaraan bermotor, saya tiba di depan loket pelayan tiket busway. Seorang penjaga tiket berjilbab dan berkacamata menyambut.</p>
<p>Bukan senyum yang saya dapat melainkan sedikit bentakan, “Gak ada uang yang kecil mas,” katanya. Karena uang di kantong saya ya memang tinggal 50 ribuan, saya menyatakan tidak ada. “Di sini udah gak ada kembaliannya mas,” jawab perempuan tadi ketus.</p>
<p>Saya tak menganggap keketusan itu dan menunggu hingga ada orang lain datang hingga uang saya bisa dikembalikan. Setelah beberapa orang, akhirnya pelayan tiket tampak punya kembalian. Sebetulnya, uang kembalian itu dari tadi ya sudah ada karena dari luar saya lihat banyak uang pecahan seribuan dan lima ribuan dalam kotak yang terlihat jelas dari luar itu. Tapi ah, mungkin simbak itu tak berbohong, maklum perempuan berjilbab….</p>
<p>Tapi alangkah kagetnya ketika pelayan tiket itu memberikan uang kembalian pada saya. Bukan senyum atau kata maaf yang terlontar darinya, saya malah mendapat perlakuan yang sungguh memuakkan. Uang kembalian saya dibanting begitu saja di meja pelayanan. Wajahnya pun tampak tegang memelototi saya.</p>
<p>Beruntung hari itu saya tak ingin marah-marah. Saya lantas bilang, “Lo kok Anda gak senyum melayani konsumen??” Eh dia malah tambah melotot. Ah sudahlah, saya biarkan saja. Dalam hati mungkin dia tengah PMS (pre menstruasi syndrome).</p>
<p>Saya tentu saja kesal dengan perlakuan pelayan tiket yang seperti itu. Mereka tidak sadar bahwa penumpang adalah raja yang harus dilayani dengan baik. Sebab apa? Karena gaji mereka amat tergantung pada tiket yang pembeli beli. Seandainya tak ada penumpang, darimana mereka akan mendapat gaji?</p>
<p>Saya tak habis pikir mengapa mereka malah begitu galak pada penumpang. Mirip dengan kernet metromini atau kopaja yang selalu lebih galak dari penumpang. Para pelayan tiket busway ini tampaknya tak menyadari bahwa di seluruh dunia, transportasi massal adalah kebutuhan publik yang menjadi alternatif selain kendaraan pribadi.</p>
<p>Busway diadakan juga untuk menarik sebanyak-banyaknya pengendara kendaraan pribadi beralih ke moda transportasi ini. Tapi saya mungkin menjadi salah satu korban saja dari cara mereka yang tidak enak memperlakukan penumpang. Bayangkan jika ada penumpang kendaraan pribadi yang ingin beralih ke busway dan harus mengalami kejadian seperti saya, saya jamin besok-besok mereka akan lebih memilih kendaraan pribadinya ketimbang harus menemui orang-orang seperti mbak berjilbab tadi.</p>
<p>Saya mungkin tak terlalu marah jika pelayan tiket tadi adalah orang yang tak mengenakan jilbab. Terus terang dalam pandangan saya yang awam, ketika seseorang mengenakan jilbab itu berarti dia harus paham bahwa mereka membawa nilai-nilai islam dalam kehidupan pribadinya. Tapi sungguh disayangkan jika kita harus menemui orang-orang seperti mbak tadi yang akhirnya mengenakan pakaian yang diwajibkan bagi perempuan muslim itu tapi memamerkan sesuatu yang tak islami. “Ah jangan salahkan Islam…” begitu saya sering mendengar nasihat teman-teman.</p>
<p>Saya tak menyalahkan agama saya itu. Saya hanya menyalahkan orang-orang seperti itu. Orang-orang seperti Rizieq Shihab dan kawan-kawan yang mengenakan atribut Islam tapi menunjukkan kekerasan……..</p>
<p>Ah, jadi melebar kan. Hari ini, saya jadi berdoa semoga si mbak berjilbab dan berkacamata pelayan tiket busway itu besok bisa berubah. Tapi kalau tidak, ya mungkin itu udah bawaan kali……..</p>
<p>Jakarta yang panas jadi tambah panas dengan kelakuan si mbak tadi…..</p>
<p>salam..</p>
<p>Dari <a href="http://brandallokajaya.wordpress.com/2008/06/29/pelayanan-buruk-pelayan-tiket-busway/">http://brandallokajaya.wordpress.com/2008/06/29/pelayanan-buruk-pelayan-tiket-busway/</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nadasinis.wordpress.com/33/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nadasinis.wordpress.com/33/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nadasinis.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nadasinis.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nadasinis.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nadasinis.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nadasinis.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nadasinis.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nadasinis.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nadasinis.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nadasinis.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nadasinis.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nadasinis.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nadasinis.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nadasinis.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nadasinis.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nadasinis.wordpress.com&amp;blog=12400698&amp;post=33&amp;subd=nadasinis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nadasinis.wordpress.com/2008/06/29/pelayanan-buruk-pelayan-tiket-busway/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f329ee100f40b35c34fd664dd689141?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadasinis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Layanan Internet XL Quasar Mobilequ Bener-Bener Payah</title>
		<link>http://nadasinis.wordpress.com/2007/11/26/layanan-internet-xl-quasar-mobilequ-bener-bener-payah/</link>
		<comments>http://nadasinis.wordpress.com/2007/11/26/layanan-internet-xl-quasar-mobilequ-bener-bener-payah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Nov 2007 15:32:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nadasinis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nada Sinis]]></category>
		<category><![CDATA[keluhan]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[xl]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nadasinis.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Sudah tiga bulan ini saya memakai layanan internet unlimited-nya XL quasar mobilequ, memang sih kadang-kadang internetnya lambat banget, namun nggak sampai 10 menit, internetnya jalan lagi. Namun akhir-akhir ini-lebih dari sebulan- (apalagi kalau konek jam 9 malem ke atas), pasti internetnya DC mulu, kalaupun konek, lambatnya ngalah-ngalahin internet gratisnya Fren yang pake port-nya Vietnam. Kecepatan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nadasinis.wordpress.com&amp;blog=12400698&amp;post=16&amp;subd=nadasinis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah tiga bulan ini saya memakai layanan internet unlimited-nya XL quasar mobilequ, memang sih kadang-kadang internetnya lambat banget, namun nggak sampai 10 menit, internetnya jalan lagi. Namun akhir-akhir ini-lebih dari sebulan- (apalagi kalau konek jam 9 malem ke atas), pasti internetnya DC mulu, kalaupun konek, lambatnya ngalah-ngalahin internet gratisnya Fren yang pake port-nya Vietnam.</p>
<p>Kecepatan downloadnya 10Kb/s (kalau beruntung) rata-ratanya paling cuma 2 Kb/s yang kadang-kadang berhenti ditengah jalan sewaktu asyik ngedonlot file. Parah memang, tapi namanya juga layanan unlimited yang dikemas dengan harga yang murah, tentu ada batas-batasnya.</p>
<p>Kapan hari pernah chat ma CS-nya quasar, eh malah suruh ganti HP yang modemnya support 3G, yah, sama juga boong dong(nambah duit lagi, mending pake speedy), apalagi di beberapa tulisan menyebutkan, ganti modem 3G-pun nggak jamin bisa konek lancar.</p>
<p>Akhirnya balik maning ke starone, tadi siang maen ke mystarone.com dan internetnya sekarang sudah di patok 99rb untuk kuota 1GB, yah lumayan.. daripada kayak gini mulu.. XL Quasar Mobilequ, Intenetnya bener-bener payah .. Nggak percaya? cobain deh..</p>
<p>Dari <a href="http://www.konconebudi.com/i-wanna-say/layanan-internet-xl-quasar-mobilequ-bener-bener-payah.html">http://www.konconebudi.com/i-wanna-say/layanan-internet-xl-quasar-mobilequ-bener-bener-payah.html</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nadasinis.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nadasinis.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nadasinis.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nadasinis.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nadasinis.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nadasinis.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nadasinis.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nadasinis.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nadasinis.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nadasinis.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nadasinis.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nadasinis.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nadasinis.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nadasinis.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nadasinis.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nadasinis.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nadasinis.wordpress.com&amp;blog=12400698&amp;post=16&amp;subd=nadasinis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nadasinis.wordpress.com/2007/11/26/layanan-internet-xl-quasar-mobilequ-bener-bener-payah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0f329ee100f40b35c34fd664dd689141?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nadasinis</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
